catatan pena

Rabu, 21 Mei 2014

Catatan Hitam

Kemunafikan

langit langit gelap dibengawan
suara gemuruh
sura gemericik
suara suara yang mnjadi mesteri
tak ada satu manusia
tak ada satu kehidupan
tak ada satu sejarah
tanpa kemunafikan
biarlah sejarah menjadi saksi kemunafikan
kemunafikan yang terbungkus rapi oleh kebnaran kebenaran ilusi
lalu lalang kehidupan manusia
kehidupan yang penuh kemunafikan

                dimana dan dimana
                letak letak kesucian-Nya
                kembali dan kembali
                dimana kita kan kembali?
                ilalang menari indah bersama sang angin
                indah dan indah..............................
haruskah selamanya 
selamanya kemunafikan terjadi
tidak adakah sejarah dunia tanpa kemunafikan
ku bertanya pada langit yang gelap
ku coba melawan kegelapan kegelapan ini
                          awan awan hitam yang semakin hilang
                          cahaya terang yang semakin terlihat diujung mata
                          tersadarkan olehnya
                          awan hitam yang semakin menghilang cahaya terang yang bersinar
                          kegelapan pasti akan hilang dan tak selamanya kegelapan itu terjadi
                          apakah mungkin kemunafikan juga seperti itu
                          kusadarkan kaki dan merenung
                          kusadari kemunafikan akan hilang
                          meskipun itu sulit
                          tersadar oleh sang waktu yang terus berputar
                          kemunafiakan itu terus berputar
                          kemunafikan tidak akan hilang
                          kemunafikan hanya ada didalam diri
                          biarkan sejarah mencatat semua kemunafikan
                          dan biarkan sejrah mencatatan langkahku.
               




@il

Tidak ada komentar:

Posting Komentar