catatan pena

Minggu, 25 Mei 2014

Lelah

Waktu terus berjalan

sempitnya waktu yang ku miliki

kebebasan berkreasi dikampus

serasa amat terbatas

dengan keterbatasan itu

ku coba memaksimalkannya

meskipun lelah mendera

letih yang setiap hari kurasakan

sakit yang tak lagi ku hiraukan

ku coba untuk memaksimalkan waktuku untuk kalian

ku coba berbuat yang terbaik untuk kalian kawan

rasa sakit ini tak pernah ku rasa

demi kalian ku korbankan tidurku

hanya ingin melihat kalian sukses

tak pernah tersirat difikiranku

untuk meminta imbalan,

kini lelah yang tak bisa terkendali

amarah yang terus kutahan.

kitika kalian sulit untuk bangun

dengan usaha keras ku coba untuk membangkitakan kalian

terkadang kalian sulit ku bangunkan

hingga ku lelah dan tak bisa berbuat apa-apa

terkadang ada tanya dariku

mengapa aku harus membangunkan dan memperjuangkan kalian?

sedangkan kalian bukan siapa-siapa ku

darah bukan, aku tak punya kepentingan yang singnifikan dengan mu!

mungkin ini, kalimat tanya yang konyol, tapi terkadang ada benernya.,,

mencoba untuk tidak memikirkan kalian

itu sulit kawan

lelah dan letih ini semakin merasuk ketubuhku

raga yang tak lagi mampu menahan rasa sakit ini

mata yang selalu ingin tertutup

kucoba menahan demi kalian.

hari hari yang akan datang

ku berharap kalian tersadarkan oleh alam

kalian harus bangun kawan

kalian harus bangkit dan berlarilah kawan

bangkit dari sistem yang telah menidurkan kalian

kawan kalian layak dan pantas untuk bangun dan melawan sistem yang menidurkanmu

kawan lihat dan lihat alam semesta yang telah hancur karena sistem

kawan bangun dan bangkit.............................

ku pasangkan jiwa ini didada untuk kalian

kesuksesanmu adalah cahaya bagi ku

dan kesuksesanmu akan mengatarku ke alam yang bijaksana

raih semua angan-angan muliamu

letakan semua kegelisahanmu

ambil cahaya terang dari ujung fajar

taruh cahaya itu didadamu

ambil api matahari

yang akan terus menerangimu

katakan pada semesta, kalian mampu dan mampu

berlarilah kawan dengan segala cita-cita muliamu

ku kan tersenyum dan bangga melihat kalian dari ujung kesunyian langkahku. 


 



@il

Tidak ada komentar:

Posting Komentar